Asam dan Basa Dalam Kehidupan

Dalam kehidupan sehari-hari, asam dan basa sangat berperan penting dalam kehidupan kita. Benda-benda di sekitar kita, bahan-bahan makanan, bahkan dalam tubuh kita sendiri mengandung asam dan basa.
Benda-benda di sekitar kita yang bersifat asam misalnya; cuka sebagai bahan pengawet dan pelezat makanan, pupuk untuk menyuburkan tanah tempat tumbuhnya tanaman, bahan baku baterai, air accu untuk sumber energi listrik dalam mobil kita, dan masih banyak lagi. Bahan makanan yang bersifat asam misalnya; buah-buahan sebagai sumber vitamin, asam jawa untuk pelezat masakan, belimbing wuluh untuk obat dan pelezat masakan, teh yang bermanfaat bagi kesehatan kita, teh rosela untuk obat, dsb.
Dalam tubuh kita pun terdapat asam, seperti asam lambung untuk mencerna makanan, asam laktat sebagai zat sisa yang dikeluarkan tubuh melalui keringat, beberapa jenis darah putih dalam tubuh kita yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh dari serangan kuman dan bibit penyakit, dll.
Sedangkan benda-benda di sekitar kita yang bersifat basa misalnya segala jenis sabun, detergen untuk membersihkan dan mencuci pakaian kita, pembersih lantai, pembersih kaca, semen sebagai bahan baku bangunan, baking soda untuk pengembang roti, kapur untuk penetralisir tanah yang terlalu asam, obat sakit maag yang mengandung basa alumunium hidroksida untuk mengurangi produksi jumlah asam lambung yang berlebihan dalam lambung kita, dan masih banyak lagi. Selain itu darah merah dan beberapa jenis darah putih dalam tubuh kita pun bersifat basa.

Bahaya Asam dan Basa
Selain bermanfaat, asam dan basa pun memiliki bahaya tertentu. Jika asam atau basa yang terlalu kuat mengenai kulit kita, maka kulit kita akan terluka bakar. Hal ini dikarenakan asam dan basa yang kuat memiliki sifat korosif atau merusak kulit.
Biasanya setelah mencuci baju, tangan kita menjadi kasar dan kulitnya mengelupas. Itu disebabkan karena detergen yang dipakai termasuk dalam basa kuat. Maka kita harus pintar memilih detergen agar jangan sampai memilih detergen yang sifat basanya kuat karena dapat merusak kulit.
Sifat korosif basa dapat kita jumpai pada tangan-tangan para pekerja kuli bangunan yang selalu berinteraksi dengan semen dan kapur yang merupakan basa kuat. Akibatnya, tangan mereka menjadi kasar karena terkorosif oleh semen dan kapur.
Selain basa, asam pun dapat bersifat korosif. Contohnya pada hujan asam yang dapat merusak bangunan, membunuh makhluk hidup yang hidup di sungai, dan merusak hutan. Asam pada hujan asam ini pun termasuk asam berbahaya dan bersifat merusak. Oleh karena itu kita harus menjaga lingkungan kita dari limbah-limbah berbahaya yang dapat memicu terjadinya hujan asam.
Selain hal yang telah disebutkan di atas, dalam sistem pencernaan tubuh kita pun jika ada asam yang tidak bisa dicerna oleh lambung maka akan menyebabkan produksi asam lambung (HCl) yang berlebihan sehingga menyebabkan kita menderita sakit maag. Obat yang dibutuhkan untuk mengatasi sakit maag tersebut adalah obat yang mengandung basa dan dapat menetralisir kelebihan produksi asam lambung (tablet antasid).

0 Response to "Asam dan Basa Dalam Kehidupan"

Poskan Komentar